Senin, 28 Mei 2018
SAP Perencanaan Pembelajara Bahasa Arab
Satuan Acara Perkuliahan (SAP)
Mata Kuliah : Perencanaan Pembelajaran Bahasa Arab Fakultas : Tarbiyah Program Studi : PBA (Pendidikan Bahasa Arab)
Program : S1 (Strata 1)
Bobot : 2 SKS
Dosen Pengampu: Hani’Atul Khoiroh, M.Pd.I
Standar Kopetensi : Mahasisiwa memahami dan meiliki pengetahuan tentang konsep dasar perencanaan, pendekatan sistem dalam pembelajaran dan berbagai model rencana pengembangan pembelajaran bahasa Arab pada berbaga tingakat pendidikan.
Materi Pokok:
1. Asasiyyat li ta’lim al lughah al-Arabiyah li ghoir al-Nathiqin biha
2. Mauqi’ al-lughah al-Arabiyah fi al-Ta’lim
3. Al-lughah al-Arabiyah allati sanuallimuha
4. Anwa’ al-baramij li ta’lim al-lughah al-arabiyah li ghair al-Natiqin biha
5. Hakikat/pengertian dan tujuan perencanaan pengajaran
6. Pendekatan sistem dalam pembelajaran
7. Beberapa hal pokok dalam program belajar mengajar
8. Perencanaan program pengajaran dan beberapa hal yang perlu diiperhatikan dalam perencanaan program pengajaran
9. Perencanaan tujuan-tujuan instruksional
10. Perencanaan bahan-bahan pengajaran
11. Perencanaan metode dan media pengajaran
12. Perencanaan evaluasi pengajaran
13. Penyusunan silabus
14. Penyususnan RPP
Metode/Strategi: Pembelajaran dalam mata kuliah ini menggunakan metode/strategi pembelajaran aktif yang bervariasi: lecturing methode, active debate dll
Evaluasi: Mata kuiah ini menggunakan empat komponen penilaian :
1. Prosentase kehadiran dalam perkuliahan : 20%
2. Nilai hasil performen mahasiswa : 15%
3. Nilai hasil tugas perkuliahan : 15%
4. Nilai hasil ujian tengah semester : 20%
5. Nilai hasil ujian akhir semester : 30%
Referensi: 1. Al-Khauliy, Muhammad Ali. Tadris al-Lughah al-Arabiyah.
2. Al-Naqah, Mahmud Kamil. Ta’lim al-Lughah al-Arabiyah li al-Natiqin bi Lughat Ukhra. Makkah: Jami’ah Ummul Qura. 1985.
3. Harjanto. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta. 2008.
4. Uno, Hamzah B. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. 2008.
5. Ibrahim, Abd Alim. al-Muwajjah al-Fanni li Mudarris al-Lughah al-Arabiyah. Mesir: Dar-al-Maarif. 1973.
6. R. Ibrahim dan Nanan Saodih. Perencanaan Pengajaran, Jakarta Rineka Cipta. 1996.
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=7358788572829409070#editor/target=post;postID=2519684491211999968;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=1;src=link7. Sanjaya, Wina. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana. 2008.
SAP Muhadastah
Satuan Acara
Perkuliahan (SAP)
Mata Kuliah : Balaghah
Fakultas : Ushuluddin
Program Studi : IQT
Program : S1 (Strata 1)
Bobot : 2 SKS
Dosen Pengampu:
Hani’Atul Khoiroh, M.Pd.I
Standar Kopetensi :
Mahasisiwa mampu memahami ilmu balaghah sebagai
salah satu ilmu pengetahuan yang membahas tentang hal-hal yang berhubungan
dengan kalimat dan dapat
menuangkannya dengan bahasa mereka sendiri.
Materi Pokok:
A. ILMU BAYAN
1. Tasybih
a. Pengertian tasybih
b. Unsur-unsur tasybih
c. Pembagian tasybih
d. Maksud dan tujuan tasybih
2. Tasybih
a. Tasybih Tamtsil
b. Tasybih Dhimni
c. Tasybih maqlub
3. Hakikat dan Majaz
a. Pengertian hakikat dan majaz
b. Majaz Lughawi
c. Majaz Aqli
4. Kinayah
a. Pengertian kinayah
b. Pembagian kinayah
c. Nilai kinyah dalam balaghah
5. Pengaruh ilmu bayan dalam menyusun beberapa makna
B. ILMU MA’ANI :
6. Kalam Khabar
a. Pengertian kalam khabar
b. Tujuan pengungkapan kalam khabar
c. Macam-macam khabar
d. Penyimpangan kalam khabar dari ketentuan lahiriyahnya
7. Kalam Insya’
a. Pengertian kalam insya’
b. Pembagian kalam insya’
8. Qashr
a. Pengertian
b. Sarana qasr dan kedua tharafnya
c. Pembagian qasr
9. Fashal dan Washal
a. Pengertian
b. Tempat-tempat fasl dan wasl
10.
Musawah
Ijaz dan Ithnab
11.
Pegaruh
ilmu ma’ani terhadap aspek balaghah suatu kalimat
C. ILMU BADI’
12. Keindahan-keindahan lafdzi
a. Jinas
b. Iqtibas
c. Saja’
13.
Keindahan-keindahan
ma’nawi
a. Tauriyah
b. Thibaq
c. Muqobala
14.
Keindahan-keindahan
ma’nawi
a. Husnut ta’lil
b. Menegaskan pujian dengan kata-kata yang menyerupai
celaan dan sebaliknya
c. Uslub orang yang bijaksana
Metode/Strategi:
Pembelajaran
dalam mata kuliah ini menggunakan metode/strategi pembelajaran aktif yang
bervariasi: lecturing methode, active debate dll
Evaluasi:
Mata kuiah ini
menggunakan empat komponen penilaian :
1. Prosentase
kehadiran dalam perkuliahan : 20%
2. Nilai
hasil performen mahasiswa :
15%
3. Nilai
hasil tugas perkuliahan :
15%
4. Nilai
hasil ujian tengah semester :
20%
5. Nilai
hasil ujian akhir semester :
20%
Referensi:
Semua referensi yang berhubungan dengan ilmu balaghah
Senin, 12 Maret 2018
UAS Balaghah
Mata Kuliah : Ilmu Balaghah
Prodi/Semester : IAT/III, HES/VII, KPI/VII
Dosen Pengampu : Hani’atul Khoiroh.M.Pd.I
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan baik dan benar!
Jelaskan pegaruh ilmu ma’ani terhadap aspek balaghah suatu kalimat (kalam khabar, qasr dan fasl)
Musawah, Ijaz dan Ithnab merupakan pembahasan dalam ilmu ma’ani. Apa maksud ketiga istilah tersebut dan sertakan contoh dengan menggunakan bahasa kamu sendiri!
3 muhassinat lafdhiyah dalam ilmu badi’ adalah Jinas. Iqtibas, Saja’, jelaskan dan berikan contoh dengan bahasa kamu sendiri!
Jelaskan unsur balaghah dari ayat berikut! OوالضØÙ‰O والليل إذا سجىO ماودعك ربك وما قلى
Demi waktu matahari sepenggalahan naik (1), Dan demi malam apabila Telah sunyi (gelap) (2), Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu (3)
Prodi/Semester : IAT/III, HES/VII, KPI/VII
Dosen Pengampu : Hani’atul Khoiroh.M.Pd.I
Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan baik dan benar!
Jelaskan pegaruh ilmu ma’ani terhadap aspek balaghah suatu kalimat (kalam khabar, qasr dan fasl)
Musawah, Ijaz dan Ithnab merupakan pembahasan dalam ilmu ma’ani. Apa maksud ketiga istilah tersebut dan sertakan contoh dengan menggunakan bahasa kamu sendiri!
3 muhassinat lafdhiyah dalam ilmu badi’ adalah Jinas. Iqtibas, Saja’, jelaskan dan berikan contoh dengan bahasa kamu sendiri!
Jelaskan unsur balaghah dari ayat berikut! OوالضØÙ‰O والليل إذا سجىO ماودعك ربك وما قلى
Demi waktu matahari sepenggalahan naik (1), Dan demi malam apabila Telah sunyi (gelap) (2), Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu (3)
Senin, 05 Februari 2018
SAP Study Hadis II
Satuan Acara Perkuliahan (SAP)
Mata Kuliah : Study
Hadis II
Fakultas : Tarbiyah
Program Studi :
PAI (Pendidikan Agama Islam)
Program : S1 (Strata 1)
Bobot : 2 SKS
Dosen Pengampu:
Hani’Atul Khoiroh, M.Pd.I
Standar Kopetensi : Mahasisiwa mampu memahami
Ulumul Hadis sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang membahas tentang hal-hal
yang berhubungan dengan Hadist sebagai salah satu sumber pokok dalam Islam
Materi Pokok:
1.
Hadis, Hadis Qudsi dan al-Qur’an
a.
Perbedaan antara tiga istilah
b.
Ciri masing-masing ketika
disampaikan Rasul
c.
Beberapa contoh Hadis, Hadis
Qudsi dan al-Qur’an (Perbandinga daro segi bahasa)
2.
Sejarah Perkembangan Hadis Masa
Rasul dan Sahabat
a.
Cara Rasul menyampaikan Hadis
kepada para sahabat
b.
Latar belakang perbedaan jumlah
Hadis yang diterima sahabat
c.
Menghafal dan menulis
hadis
3.
Periwayatan Hadis secara resmi
a.
Penulisan Hadis secara resmi
b.
Proses penulisan Hadis secara
resmi
c.
Sumber penulisan Hadis secara
resmi
4.
Bentuk-bentuk Hadis
a. Hadis Qouli
b. Hadis Fi’li
c. Hadis Taqriri
d. Hadis Hammi
e. Hadis Ahwali
5.
Asbab
Wurud al-Hadis
a.
Pengetian Asbab Wurud al-Hadis
b.
Beberapa contoh Hadis yang
terkait dengan Asbab Wurud
c.
Penafsiran Hadis yang mempunyai Asbab Wurud al-Hadis
6.
Periwayatan Hadis dengan lafal
dan makna
a.
Pengertian periwayatan Hadis
dengan lafal dan makna
b.
Pro kontra periwayatan Hadis
dengan lafal dan makna
c.
Beberapa contoh Hadis yang
diriwayatkan dengan lafal dan makna
7.
Tahammul dan al-ada’ dalam periwayatan Hadis
a.
Beberapa contoh tahammul dan al-ada’ dalam periwayatan Hadis
b.
Perbedaan nilai Hadis terkait
dengan cara tahammul dan al-ada’
8.
Al-Jarh
wa al-Ta’dil
a.
Definisi al-jarh dan al-ta’dil
b.
Tingkatn al-jarh dan al-ta’dil
c.
Ta’arud antara al-jarh dan al-ta’dil dan solusinya
9.
Nasikh dan Mansukh Hadis
a.
Pengertian nasikh dan mansukh
Hadis
b.
Status hukum Hadis mansukh
kaitannya dengan asbab wurud
10.
Fungsi sanad dalam dokumentasi
Hadis
a.
Pendapat ahli mengenai pentingnya
sanad Hadis
b.
Pengaruh sanad terhadap nilai
Hadis
11.
Hadis ditinjau dari segi kualitas dan
kuantitas sanad
a.
Kaidah kesasihan sanad dan matan
Hadis
b.
Pembagian Hadis ditinjau dari
segi kualitas sanad
c.
Pembagian Hadis ditinjau dari
segi kuantitas sanad
12.
Pemanfaatan Hadis Dha’if untuk targhib dan tarhib
a.
Pendapat ulama’ mengenai
pemanfaatan hadis dhaif
b.
Contoh-contoh Hadis dhaif untuk
targhib dan tarhib
13.
Ragam teori interpretasi Hadis
a.
Teori tekstual
b.
Teori kontekstual
14.
Metode penelitian Hadis
a.
Tahap-tahap penelitian Hadis
b.
Contoh penelitian Hadis
Metode/Strategi:
Pembelajaran
dalam mata kuliah ini menggunakan metode/strategi pembelajaran aktif yang
bervariasi: lecturing methode, active debate dll
Evaluasi:
Mata kuiah ini
menggunakan empat komponen penilaian :
1.
Prosentase kehadiran dalam
perkuliahan : 20%
2.
Nilai hasil performen mahasiswa : 15%
3.
Nilai hasil tugas perkuliahan : 15%
4.
Nilai hasil ujian tengah semester : 20%
5.
Nilai hasil ujian akhir semester : 30%
Referensi:
1 1. Mahmud Thalhah. Taisir
Musthalah al-Hadis. Dar Al-Qur’an
al-Karim. 1979.
2. Mifdhol abdurrahman. Pengantar Studi Ilmu Hadis. Jakarta Timur: Pustaka al-Kaustar. 2016.
3. Muhammad Ajjaj al-Khatib. Al-Sunnh Qobla al-Tadwin. Beirut: Dar Al-Fikr.1971
4. Muhammad Ajjaj al-Khatib. Ushul al-Hadis Ulumuhu wa al-Musthalahuhu. Beirut: Dar Al-Fikr.1981
5. Muhammad Jamaluddin al-Qasimi. Qowaid al-Tahdis. Min Funun Musthalah al-Hadis. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah..
6. Shubhi al Salih.Ulumul Hadis wa Musthalahuh. Bairut: Dar al-ilm al-Malayin. 1977
7. TM. Hasbi al-Shidiqy. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis. Bulan Bintang. 1980.
8. Mudasir. Ilmu Hadis. Bandung: Pustaka Setia. 1999.
9. Sahrani, Sohari. Ulumul Hadis. Bogor:Ghahlia Indonesia. 2010.
10. Buku-buku dan literatur yang sesuai dengan pembahasan.
2. Mifdhol abdurrahman. Pengantar Studi Ilmu Hadis. Jakarta Timur: Pustaka al-Kaustar. 2016.
3. Muhammad Ajjaj al-Khatib. Al-Sunnh Qobla al-Tadwin. Beirut: Dar Al-Fikr.1971
4. Muhammad Ajjaj al-Khatib. Ushul al-Hadis Ulumuhu wa al-Musthalahuhu. Beirut: Dar Al-Fikr.1981
5. Muhammad Jamaluddin al-Qasimi. Qowaid al-Tahdis. Min Funun Musthalah al-Hadis. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah..
6. Shubhi al Salih.Ulumul Hadis wa Musthalahuh. Bairut: Dar al-ilm al-Malayin. 1977
7. TM. Hasbi al-Shidiqy. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis. Bulan Bintang. 1980.
8. Mudasir. Ilmu Hadis. Bandung: Pustaka Setia. 1999.
9. Sahrani, Sohari. Ulumul Hadis. Bogor:Ghahlia Indonesia. 2010.
10. Buku-buku dan literatur yang sesuai dengan pembahasan.
Langganan:
Komentar (Atom)
