Halaman

Minggu, 31 Mei 2020

ISLAM AGAMA RAHMAH



Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarokatuh

Hadirin Rahimakumullah...
Maraknya pergolakan di Indonesia sudah tak asing lagi yadi dunia nyata, ekaeni moral kian meraja lela, kemungkaran kian diagungkan, kebaikan kian diabaikan 
Yang kaya dihormati yang miskin dicaci maki
Yang pinter dipuja puja yang kurang pinter dihina2
Perbedaan golongan dinomorsatuan
Pilkada dan pilpers jadi rebutan
betul.....................

Hadirin ......
padahal..Bangsa indonesia sudah terkenal dengan keberagaman agama dan ras, suku bangsa dan budaya, dari sabang sampai merauke, dari hindu hingga konguchu, dari suku sunda hingga thionghoa.
Akan tetapi ….. Mengapa saat ini masyarakat Indonesia masih terkesan menggolong-golongkan?
Memang saat ini penjajah yang menyerang bangsa Indonesia, tidak seperti dulu yang menggunakan alat senjata, namun penjajah sekarang menyerang mindset masyarakat dengan keyakinan dan kepercayaan
Apakah para pahlawan mengajarkan untuk saling memerangi sesama masyarakat yang duduk tenang?
Tidak..... para pahlawan mengajari bangsa Indonesia dengan persatuan dan kesatuan antar umat yang beragam. Dengan semboyan bhineka tunggal ika, dengan dasar pancasila.
Tetapi kenapa perpecahan inni masih terjadi?
Satu yang menjadi jawaban …..dikarenakan kegegalan pemeluk agama, memahami hakikat keberagaman.

Hadirin Rahiima kumullah......
oleh karena itu kita sebagai fatayatul yaum wa nisaul ghad. (pemudi hari ini dan perempuan besok) maka kita harus bangga sebagai umat nabi Muhammad, karena beliaulah yang diutus Allah sebagai rahmat bagi seluruh umat.. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam al-Qur'an suarat al-Anbiya' ayat 107
وما أرسلناك إلا رحمة للعالمين
Dan tidaklah kami mengutusmu (Wahai Muhammad) kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam

Ayat tersebut mewartakan kepada kita : bahwa Allah mengutus nabi Muhammad dengan syari'ah, petunjuk dan hukum-hukum al-Quran kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam, rahmat bagi seluruh mukminin, kafirin  ataupun munafiqin, rahmatnya orang mukmin adalah hidayah, rahmatnya orang munafiqin adalah aman dari peperangan, dan rahmatnya orang kafir adalah azab yang diakhirkan.
barang barang siapa yang menerima rahmat dan mensyukuri nikmat, maka ia akan bahagia di dunia dan akhirat dan barang siapa yang mengingkari dan menolaknya maka ia pun akan merugi besok di hari kiamat.
Islam datang di tengah perbedaan sebagai jawaban dari pertanyaan yang beraneka ragam, islam datang sebagai, penyejuk dahaga yang kering kerontang, islam datang bak raja yang dirindukan di lautan sebrang, itulah islam yang Rahmatan lil alamin, islam yang mengakui bahwa perbedaan bukan dijadikan perdebatan tapi perbedaan dijadikan persahabatan.

Hadirin rahimakumullah...

Semoga kita senantiasa mendapatkan perlingan dan hidayah ari Allah. Negeri kita dijauhkan dari bala bencana, dijadikan negeri yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafuur.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat, Akhirul kalam
والله الموافق إلى أقوام الطريق،  ثم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Senin, 28 Mei 2018

SAP Perencanaan Pembelajara Bahasa Arab


Satuan Acara Perkuliahan (SAP)
Mata Kuliah : Perencanaan Pembelajaran Bahasa Arab Fakultas : Tarbiyah Program Studi : PBA (Pendidikan Bahasa Arab)
Program : S1 (Strata 1)
Bobot : 2 SKS
Dosen Pengampu: Hani’Atul Khoiroh, M.Pd.I
Standar Kopetensi : Mahasisiwa memahami dan meiliki pengetahuan tentang konsep dasar perencanaan, pendekatan sistem dalam pembelajaran dan berbagai model rencana pengembangan pembelajaran bahasa Arab pada berbaga tingakat pendidikan.
Materi Pokok:
1. Asasiyyat li ta’lim al lughah al-Arabiyah li ghoir al-Nathiqin biha
2. Mauqi’ al-lughah al-Arabiyah fi al-Ta’lim
3. Al-lughah al-Arabiyah allati sanuallimuha
4. Anwa’ al-baramij li ta’lim al-lughah al-arabiyah li ghair al-Natiqin biha
5. Hakikat/pengertian dan tujuan perencanaan pengajaran
6. Pendekatan sistem dalam pembelajaran
7. Beberapa hal pokok dalam program belajar mengajar
8. Perencanaan program pengajaran dan beberapa hal yang perlu diiperhatikan dalam perencanaan program pengajaran
9. Perencanaan tujuan-tujuan instruksional
10. Perencanaan bahan-bahan pengajaran
11. Perencanaan metode dan media pengajaran
12. Perencanaan evaluasi pengajaran
13. Penyusunan silabus
14. Penyususnan RPP
Metode/Strategi: Pembelajaran dalam mata kuliah ini menggunakan metode/strategi pembelajaran aktif yang bervariasi: lecturing methode, active debate dll
Evaluasi: Mata kuiah ini menggunakan empat komponen penilaian :
1. Prosentase kehadiran dalam perkuliahan : 20%
2. Nilai hasil performen mahasiswa : 15%
3. Nilai hasil tugas perkuliahan : 15%
4. Nilai hasil ujian tengah semester : 20%
5. Nilai hasil ujian akhir semester : 30%
Referensi: 1. Al-Khauliy, Muhammad Ali. Tadris al-Lughah al-Arabiyah.
2. Al-Naqah, Mahmud Kamil. Ta’lim al-Lughah al-Arabiyah li al-Natiqin bi Lughat Ukhra. Makkah: Jami’ah Ummul Qura. 1985.
3. Harjanto. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta. 2008.
4. Uno, Hamzah B. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara. 2008.
5. Ibrahim, Abd Alim. al-Muwajjah al-Fanni li Mudarris al-Lughah al-Arabiyah. Mesir: Dar-al-Maarif. 1973.
6. R. Ibrahim dan Nanan Saodih. Perencanaan Pengajaran, Jakarta Rineka Cipta. 1996.
https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=7358788572829409070#editor/target=post;postID=2519684491211999968;onPublishedMenu=allposts;onClosedMenu=allposts;postNum=1;src=link7. Sanjaya, Wina. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana. 2008.

SAP Muhadastah


Satuan Acara Perkuliahan (SAP)

Mata Kuliah    : Balaghah
Fakultas           : Ushuluddin
Program Studi : IQT
Program           : S1 (Strata 1)
Bobot              : 2 SKS
Dosen Pengampu: Hani’Atul Khoiroh, M.Pd.I
Standar Kopetensi : Mahasisiwa mampu memahami ilmu balaghah sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang membahas tentang hal-hal yang berhubungan dengan kalimat dan dapat menuangkannya dengan bahasa mereka sendiri.
Materi Pokok:
A.  ILMU BAYAN
1.    Tasybih
a.    Pengertian tasybih
b.    Unsur-unsur tasybih
c.    Pembagian tasybih
d.   Maksud dan tujuan tasybih
2.    Tasybih
a.    Tasybih Tamtsil
b.    Tasybih Dhimni
c.    Tasybih maqlub
3.    Hakikat dan Majaz
a.       Pengertian hakikat dan majaz
b.      Majaz Lughawi
c.       Majaz Aqli
4.    Kinayah
a.       Pengertian kinayah
b.      Pembagian kinayah
c.       Nilai kinyah dalam balaghah
5.    Pengaruh ilmu bayan dalam menyusun beberapa makna

B.  ILMU MA’ANI :
6.    Kalam Khabar
a.       Pengertian kalam khabar
b.      Tujuan pengungkapan kalam khabar
c.       Macam-macam khabar
d.      Penyimpangan kalam khabar dari ketentuan lahiriyahnya
7.    Kalam Insya’
a.       Pengertian kalam insya’
b.      Pembagian kalam insya’
8.    Qashr
a.       Pengertian
b.      Sarana qasr dan kedua tharafnya
c.       Pembagian qasr
9.    Fashal dan Washal
a.       Pengertian
b.      Tempat-tempat fasl dan wasl
10.          Musawah Ijaz dan Ithnab
11.     Pegaruh ilmu ma’ani terhadap aspek balaghah suatu kalimat

C.  ILMU BADI’
12.     Keindahan-keindahan lafdzi
a.       Jinas
b.      Iqtibas
c.       Saja’
13.     Keindahan-keindahan ma’nawi
a.       Tauriyah
b.      Thibaq
c.       Muqobala
14.     Keindahan-keindahan ma’nawi
a.       Husnut ta’lil
b.      Menegaskan pujian dengan kata-kata yang menyerupai celaan dan sebaliknya
c.       Uslub orang yang bijaksana

Metode/Strategi:
Pembelajaran dalam mata kuliah ini menggunakan metode/strategi pembelajaran aktif yang bervariasi: lecturing methode, active debate dll
Evaluasi:
Mata kuiah ini menggunakan empat komponen penilaian :
1.    Prosentase kehadiran dalam perkuliahan : 20%
2.    Nilai hasil performen mahasiswa             : 15%
3.    Nilai hasil tugas perkuliahan                    : 15%
4.    Nilai hasil ujian tengah semester              : 20%
5.    Nilai hasil ujian akhir semester                 : 20%
Referensi:
Semua referensi yang berhubungan dengan ilmu balaghah



SAP (Satuan Acara Perkuliahan) Balaghah



Senin, 12 Maret 2018

UAS Balaghah

Mata Kuliah : Ilmu Balaghah
Prodi/Semester : IAT/III, HES/VII, KPI/VII
Dosen Pengampu : Hani’atul Khoiroh.M.Pd.I

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan baik dan benar!
Jelaskan pegaruh ilmu ma’ani terhadap aspek balaghah suatu kalimat (kalam khabar, qasr dan fasl)
Musawah, Ijaz dan Ithnab merupakan pembahasan dalam ilmu ma’ani. Apa maksud ketiga istilah tersebut dan sertakan contoh dengan menggunakan bahasa kamu sendiri!
3 muhassinat lafdhiyah dalam ilmu badi’ adalah Jinas. Iqtibas, Saja’, jelaskan dan berikan contoh dengan bahasa kamu sendiri!
Jelaskan unsur balaghah dari ayat berikut! OوالضحىO والليل إذا سجىO ماودعك ربك وما قلى
Demi waktu matahari sepenggalahan naik (1), Dan demi malam apabila Telah sunyi (gelap) (2), Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu (3)

Senin, 05 Februari 2018

SAP Study Hadis II

Satuan Acara Perkuliahan (SAP)

Mata Kuliah    : Study Hadis II
Fakultas           : Tarbiyah
Program Studi : PAI (Pendidikan Agama Islam)
Program           : S1 (Strata 1)
Bobot              : 2 SKS
Dosen Pengampu: Hani’Atul Khoiroh, M.Pd.I
Standar Kopetensi : Mahasisiwa mampu memahami Ulumul Hadis sebagai salah satu ilmu pengetahuan yang membahas tentang hal-hal yang berhubungan dengan Hadist sebagai salah satu sumber pokok dalam Islam
Materi Pokok:
1.    Hadis, Hadis Qudsi dan al-Qur’an
a.       Perbedaan antara tiga istilah
b.      Ciri masing-masing ketika disampaikan Rasul
c.       Beberapa contoh Hadis, Hadis Qudsi dan al-Qur’an (Perbandinga daro segi bahasa)
2.    Sejarah Perkembangan Hadis Masa Rasul dan Sahabat
a.       Cara Rasul menyampaikan Hadis kepada para sahabat
b.      Latar belakang perbedaan jumlah Hadis yang diterima sahabat
c.       Menghafal dan menulis hadis
3.    Periwayatan Hadis secara resmi
a.       Penulisan Hadis secara resmi
b.      Proses penulisan Hadis secara resmi
c.       Sumber penulisan Hadis secara resmi
4.    Bentuk-bentuk Hadis
a. Hadis Qouli
b. Hadis Fi’li
c. Hadis Taqriri
d. Hadis Hammi
e. Hadis Ahwali
5.    Asbab Wurud al-Hadis
a.    Pengetian Asbab Wurud al-Hadis
b.    Beberapa contoh Hadis yang terkait dengan Asbab Wurud
c.    Penafsiran Hadis yang mempunyai Asbab Wurud al-Hadis
6.    Periwayatan Hadis dengan lafal dan makna
a.       Pengertian periwayatan Hadis dengan lafal dan makna
b.      Pro kontra periwayatan Hadis dengan lafal dan makna
c.       Beberapa contoh Hadis yang diriwayatkan dengan lafal dan makna
7.    Tahammul dan al-ada’ dalam periwayatan Hadis
a.       Beberapa contoh tahammul dan al-ada’ dalam periwayatan Hadis
b.      Perbedaan nilai Hadis terkait dengan cara tahammul dan al-ada’
8.    Al-Jarh wa al-Ta’dil
a.       Definisi al-jarh dan al-ta’dil
b.      Tingkatn al-jarh dan al-ta’dil
c.       Ta’arud antara al-jarh dan al-ta’dil dan solusinya
9.    Nasikh dan Mansukh Hadis
a.       Pengertian nasikh dan mansukh Hadis
b.      Status hukum Hadis mansukh kaitannya dengan asbab wurud
10.     Fungsi sanad dalam dokumentasi Hadis
a.  Pendapat ahli mengenai pentingnya sanad Hadis
b. Pengaruh sanad terhadap nilai Hadis
11.      Hadis ditinjau dari segi kualitas dan kuantitas sanad
a.  Kaidah kesasihan sanad dan matan Hadis
b. Pembagian Hadis ditinjau dari segi kualitas sanad
c.  Pembagian Hadis ditinjau dari segi kuantitas sanad
12.     Pemanfaatan Hadis Dha’if untuk targhib dan tarhib
a.  Pendapat ulama’ mengenai pemanfaatan hadis dhaif
b. Contoh-contoh Hadis dhaif untuk targhib dan tarhib
13.     Ragam teori interpretasi Hadis
a.  Teori tekstual
b. Teori kontekstual
14.     Metode penelitian Hadis
a.  Tahap-tahap penelitian Hadis
b. Contoh penelitian Hadis
Metode/Strategi:
Pembelajaran dalam mata kuliah ini menggunakan metode/strategi pembelajaran aktif yang bervariasi: lecturing methode, active debate dll
Evaluasi:
Mata kuiah ini menggunakan empat komponen penilaian :
1.    Prosentase kehadiran dalam perkuliahan : 20%
2.    Nilai hasil performen mahasiswa             : 15%
3.    Nilai hasil tugas perkuliahan                    : 15%
4.    Nilai hasil ujian tengah semester              : 20%
5.    Nilai hasil ujian akhir semester                 : 30%
Referensi:
1    1.  Mahmud Thalhah. Taisir Musthalah al-Hadis. Dar Al-Qur’an  al-Karim. 1979.
2.      Mifdhol abdurrahman. Pengantar Studi Ilmu Hadis. Jakarta Timur: Pustaka al-Kaustar. 2016.
3.      Muhammad Ajjaj al-Khatib. Al-Sunnh Qobla al-Tadwin. Beirut: Dar Al-Fikr.1971
4.      Muhammad Ajjaj al-Khatib. Ushul al-Hadis Ulumuhu wa al-Musthalahuhu. Beirut: Dar Al-Fikr.1981
5.      Muhammad Jamaluddin al-Qasimi. Qowaid al-Tahdis.  Min Funun Musthalah al-Hadis. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah..
6.      Shubhi al Salih.Ulumul Hadis wa Musthalahuh.  Bairut: Dar al-ilm al-Malayin. 1977
7.      TM. Hasbi al-Shidiqy. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis. Bulan Bintang. 1980.
8.      Mudasir. Ilmu Hadis. Bandung: Pustaka Setia. 1999.
9.      Sahrani, Sohari. Ulumul Hadis. Bogor:Ghahlia Indonesia. 2010.
10.  Buku-buku dan literatur yang sesuai dengan pembahasan.